Экстремальные виды отдыха
Недвижимость. Недвижимость в Одессе. Агентство недвижимости Ланжерон
Written by redaksi Category: Sawahlunto
Published Date Hits: 426
Print

Sawahlunto  – Kencangnya angin menjelang hujan pada rabu sore (30/4) membuat 30 rumah di Kelurahan Durian 2  dan Desa Santur Kecamatan Banrangin Kota sawahlunto porak poranda. Setidaknya 17 Unit rumah yang masuk dalam laporan sementara dinyatakan rusak berat akibat hilangnya atap sampai kuda-kuda penyangga rumah serta sebahagian tertimpa pohon.

Kejadian angin “puting” yang baru ini terjadi dan iawali sebelumnya dengan hujan “kerikil Es”. Pengakuan seorang warga Santur Hendrio salah seorang pedagang makanan mengatakan baru ini melihat kejadian angin Puting beliung yang nampak oleh matanya sendiri. Sehingga dalam kondisi petir dan kliat membuatnya urung mengambil dokumentasi via Handphone.
“ Seperti air pencucuian mobil, angin bergerak dari arah selatan ke utara dan anehnya disertai hujan es, kecil-kecil memang “, uangkap Rio bercerita  diwarung Sup "Buk Nan"-nya.
Sementara Kasi Kesiagaan dan Tanggap Bencana BPBD Kota Sawahlunto Afrizon mengaku baru menerima 15 laporan langsung dari masyarakat . Dan evakuasi dilakukan sesaat setelah angin reda pukul 17.00 Wib sampai 23.00 Wib pada beberapa titik yang parah di Desa Sungai durian dan Perumahan Kayu Gadang.
“ Hingga hari ini (Kamis, 1/05) baru masuk laporan 17-an dari warga dan aparat kelurahan Durian 2, kita akan tetap lakukan evakuasi terhadap titik-titik yang dianggap rawan “, ujar Afrizon saat ditemui di Markas BPBD Santur Kamis (1/02).
Disamping kerusakan rumah, juga terjadi eerupsi pada beberapa titik ruas jalan akibat dari hantaman pohon katu yang tumbang serta tingginya curah hujan di lokasi.
Paling tidak segala Upaya untuk membantu warga yang terimpa musibah baik kerudakan bagian atap dan kuda-kuda sampai beberapa rumah yang dikategorikan Rusak Berat akibat terimpa Pohon tumbang akan terus dilakukan oleh Tim dari BPBD dan partisipasi wargta tentunya, paparnya Afrizon lagi.
Tentang adanya sebgaian kecil hujan Es, Afrizon membenarkan bahkan anggota BPBD pun sempat memungut bongkahan kecil es tersebut yang tidak sempat masuk ke dalam dokumentasi mereka.
Kabid Pencegahan Kesiap-siagaan Kedaruratan dan Logistik BPBD Indra menegaskan seluruh upaya telah dilakukan dari sore hingga malam hari dan akan terus berlanjut nanti sampai adanya keterangan dari pihak Desa dan Kelurahan tentang jumlah kerugian yang dialami untuk bisa diupayakan rehab rekon bagi mereka(*)

You are here: